www.musirawasterkini.

MUSI RAWAS,- Terkait pemberitaan kasus pembacokan tiga warga Desa Ngestiboga 1, Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas pada Selasa (2 Maret 2021). Keluarga Minta Klarifikasi hasil interogasi Polres Musi Rawas.

Mengingat hal itu, Korban pembacokan Alamsyah meminta tersangkah agar dapat mengklarifikasi mengenai tidak ingin membayar hutang terhadap tersangkah Mustopa.

“Melihat pemberitaan yang beredar di media sosial, bahwa tersangkah menyampaikan tidak bayar hutang. Jadi disini saya klarifikasi bahwa tidak dibenarkan dengan kaitan hutan piutang,”jelasnya.

Lebih lanjut, Alamsyah menyampaikan agar
Menduduki titik terang dari pemberitaan yang yang beredar.

“Sekarang itu bukan saya yang punya hutang, malah tersangkah Mustapa/red punya hutang sama saya Rp.300.000,- rupiah,” jelas Alamsyah saat diwawancarai awak media melalui via handphone, Jumat (05/3/2021).

Menurut keterangan korban Alamsyah kronologi bermula pada Senin malam (01/03/2021) tersangkah datang kerumah korban dengan meminta maaf.

Kemudian pada (02/03/2021) tersangkah Mustopa pukul 09.00 mendatangi rumah korban meminta maaf kembali, dijawablah korban Aak salah apo, ngapo minta maaf.

Lalu, tersangkah sempat menyampaikan bahwa kalau dirinya tidak bisa keluar, kalau keluar perut akan di sobek. Lalu korban menjawab apakah ada intimidasi dari pihak lain, dan korban diam tidak menjawab.

Minghindar jawabannya tersangkah menyampaikan bahwasanya dirinya sudah tua, apabila meninggal dirinya rela. Namun keluarganya aman.

Saut korban Alamsyah, “Kalau memang Ado tekanan dari orang kasih tahu kita ada hukum jangan takut”.

Namun menimbul keraguan terhadap korban Alamsyah dengan berkoordinasi bersama istrinya.

Tersangkah Mustopa pamit mengisi ulang galon, dan korban langsung melaksanakan kegiatan untuk membakar sampah di depan rumah.

Namun, naas saat membakar sampah tersangkah kembali menghampiri korban dengan langsung membacok sebanyak berkali-kali.

Hingga korban Alamsyah berhasil menyelamatkan diri, tapi di saat itu salah seorang tetangga yang ingin menegur malah di serang oleh tersangkah Mustopa.(*)