www.musirawasterkini.com

Musi Rawas – KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Musi Rawas menginginkan pada POPDA, POPNAS, PORPROV 2021 atletnya bisa masuk ke 3 besar, tekat tersebut ditengarahi dengan persiapan-persiapan baik fisik, maupun mental atletnya, tak kalah perlunya adalah menguji jam terbangnya agar tidak canggung pada saatnya dipertandingan dimulti event.

H Azhari, ST kepada wartawan Jumat (12/03/2021) mengatakan bahwa, Koni Kabupaten Musi Rawas akan memberangkatkan 2 cabang olahraga untuk melaksanakan Tryout, kemarin telah kuta berangkatkan atlet atletik untuk try out ke Jakabaring Palembang, dan hari ini Jumat (12/03/2021) telah diberangkatkan atlet futsal yang akan mengikuti AFP Sumsel Cup U-18 Road To POPNAS 2021 di Musi Banyuasin mendatang untuk melakukan try out ke Provinsi Bengkulu, sedangkan cabang-cabang olahraga lainnya akan segera menyusul.

“Sementara memilih bengkulu untuk try out atlet futsal karena atlet dari Musi Rawas pernah mencoba. Bengkulu, atletnya memang sudah level tingkat tinggi diatas atlet-atlet Musi Rawas, kita bisa mendapatkan ilmunya. Keuntungan bagi cabor kita adalah bahwa Musi Rawas bisa mencoba sampai dimana tingkat dari pada atlet-atlet kita,” ungkapnya.

H Azhari, ST menambahkan bagi KONI ini merupakan suatu beban yang cukup berat, karena KONI Kabupaten Musi Rawas dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas juga menginginkan, bahwa target kita harus bisa melapaui dari PORPROV 2019 masuk 6 besar, dan 2021 kita harus bisa masuk di kelompok 3 besar itu harapan dari kita.

“Untuk itu kita harus Betul-betul bekerja ekstra, mudah-mudahan doa seluruh masyarakat Kabupaten Musi Rawas, seluruh penduduk Musi Rawas atau seluruh rakyat Musi Rawas ikut mendukung dan berdoa supaya nantinya KONI Musi Rawas bisa sukses masuk dalam 3 besar,” harap Azhari.

Pada kesempatan yang sama ditemui saat memonitoring tim road to Popnas atlet Futsal U-18 Kabupaten Musi Rawas di Bengkulu, Ketua Bidang Binpres KONI Musi Rawas, Adika Fatahilah, M.Pd mengemukakan bahwa pertandingan dimulti event resmi memang ajang untuk prestasi terutama bagi atlet-atlet yang potensial masuk mewakili tim Sumsel di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional, dan event-event lainnya.

“Try Out istilahnya untuk uji coba kita separing sama atlet-atlet yang sekiranya itu selevel atau diatasnya, untuk menambah jam terbang dan untuk menambah materi yang sekiranya belum dikuasai, jadi bisa untuk saling mengisi istilahnya. Try Out juga untuk menguji jam terbangnya. Jadi jam terbang itu sangat pengaruh sekali agar nantinya para atlet tidak canggung dalam lokasi dan sudah siap mentalnya,” terangnya.

Adika juga menambahkan bahwa cabang olahraga futsal yang mengikuti try out ke Provinsi Bengkulu akan bertanding dengan tim SKO (Sekolah Olahraga Olahraga) Bengkulu, Tim Futsal Bintang Tangguh dibawah binaan Bank Bengkulu, Tim Futsal SMK Negeri 1 Bengkulu. Yang namanya tryout jangan cari kualitas yang dibawahnya harus cari yang diatasnya, karena tujuan kita sambil mengasuh dan membandingkan kemampuan atlet Musi Rawas dengan atlet di Bengkulu.

“Jadi kita memang ada sasaran disitu, Try Out bukan hanya kita kesana seperti latihan bersama itu tidak, kita mencari kualitas dalam arti kalau acuhan kita kemampuanya baik disini, maka kan harus bisa baik seperti disana,” harap Adika. (Anggie)