www.musirawasterkini.com

MUSI RAWAS – | Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas, Hj Suwarti membuka pertemuan rembuk stunting (AKSI#3) di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Selasa (30/08/2022).

Wabup Suwarti menyampaikan, acara rembuk stunting ini sangat penting, mengingat stunting di Kabupaten Musi Rawas masih cukup tinggi.

“Begitu penting rembuk stunting, sehingga tidak cukup dalam mengurus hal ini, tetapi seluruh stikholder yang ada baik di tingkat desa, kecamatan, bahkan Kabupaten secara bersama berupaya menurunkan kasus stunting,” ungkapnya.

Sementara, Perwakilan dari BKKBN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Medi Heryanto menjelaskan diantara penyebab stunting adalah pernikahan usia dini, keluarga kurang mampu/rentannya angka kemiskinan, pola hidup, bahkan kurang nya tingkat kesadaran masyarakat terhadap stunting itu sendiri.

“Persoalan stunting ini bukan hanya hanya di Kabupaten Musi Rawas saja, akan tetapi dunia sebenarnya.

Hari ini kita rembuk stunting di Kabupaten Musi Rawas, semua ini tidak bisa lepas dari semua pihak baik media sekali pun, untuk memberikan informasi kepada pemerintah jika masih banyak terdapat stunting di wilayah khusus nya Kabupaten Musi Rawas,” papar Medi Heryanto.

Acara dihadiri juga, Kepala BAPPEDA Provinsi sumsel, beberapa Anggota DPRD Musi Rawas, Kapolres Musi Rawas, Dandim 0406, Kejari Lubuklinggau, Sekda Musi Rawas, beberapa Kepala OPD Kabupaten Musi Rawas serta para Camat dan kepala Puskesmas.

Dilanjutkan dengan penandatanganan oleh seluruh unsur, kepala opd, camat, dan lain-lainnya. | *